Ketika seorang teknisi listrik datang untuk memperbaiki sesuatu di rumah Anda, Anda tentu tidak akan begitu saja menyerahkan kunci dan pergi. Sebaliknya, Anda akan tetap tinggal untuk mengawasi dan memastikan semuanya dilakukan dengan benar. Demikian pula, endpoint yang tidak terkelola yang mengakses data sensitif perusahaan—seperti laptop kontraktor, komputer pribadi, dan sistem call center—memerlukan tingkat pengawasan yang sama.
Seiring pertumbuhan organisasi, endpoint ini semakin terlibat dalam operasi harian namun sering kali diabaikan dalam penerapan proses keamanan. Endpoint yang tidak terkelola beroperasi di luar kendali tim TI tetapi berada di inti operasional organisasi. Ketidaksesuaian ini menciptakan kerentanan. Penjahat siber menyusup ke endpoint yang tidak terkelola dengan menyamar sebagai pengguna korporat yang sah, yang dapat menyebabkan pelanggaran, kehilangan data, dan gangguan operasional yang parah.
Endpoint yang tidak terkelola dengan cepat menjadi vektor serangan yang kritis, namun pengamanannya jarang dilakukan secara langsung dan sering terabaikan. Tim TI tidak memiliki akses penuh ke endpoint semacam itu, dan tanpa opsi yang layak untuk mengamankannya seperti halnya endpoint yang dikelola, celah dalam sistem keamanan organisasi tetap terbuka. Namun demikian, organisasi dapat secara elegan mengurangi risiko ini dengan melindungi diri menggunakan kontrol hak istimewa yang cerdas untuk mengamankan identitas, akses, dan data perusahaan.
Melindungi Identitas untuk Meminimalkan Risiko Endpoint yang Tidak Terkelola
Penjahat siber sebenarnya tidak mengincar perangkat itu sendiri—mereka mengincar identitas pengguna. Setelah mereka menyamar sebagai identitas yang sah, mereka dapat bergerak dalam sistem perusahaan tanpa terdeteksi. Oleh karena itu, untuk mengurangi risiko dari endpoint yang tidak terkelola, pendekatan proaktif dalam mengamankan identitas pengguna dapat membantu memperkecil permukaan serangan dan melindungi organisasi dari serangan.
Namun, bagaimana cara melindungi identitas pada perangkat yang tidak Anda kendalikan? Jawabannya terletak pada solusi non-intrusif yang menambahkan lapisan kontrol keamanan identitas, memastikan identitas pengguna tetap terverifikasi setiap saat, mengamankan kredensial mereka dan memisahkan endpoint yang berpotensi terkompromi dari data perusahaan.
Fondasi Penting untuk Mengamankan Permukaan Serangan Endpoint yang Tidak Terkelola
Untuk mengamankan endpoint yang tidak terkelola, Anda memerlukan solusi yang dapat beroperasi secara independen dari sistem operasi atau kernel perangkat. Berikut adalah lapisan-lapisan utama untuk membangun kerangka kerja keamanan yang efektif bagi endpoint semacam itu:
- Enkapsulasi Data Perusahaan
Lindungi data sensitif dengan menciptakan lingkungan yang aman dan tertutup. Lindungi data dari malware seperti trojan, keylogger, dan network sniffer. Pastikan data perusahaan hanya dapat diakses dalam lingkungan terkontrol ini dan tidak dapat keluar dari sana. - Aktifkan Penjelajahan Aman
Endpoint yang tidak terkelola sering kali mengakses aplikasi SaaS melalui browser web. Untuk meminimalkan risiko serangan, gunakan browser aman yang dirancang untuk penggunaan perusahaan. Gunakan solusi yang tidak memerlukan hak admin dan mudah dipasang oleh pengguna akhir. - Terapkan Kata Sandi yang Kuat dan Unik
Wajibkan penggunaan kredensial autentikasi yang kuat dan unik untuk aplikasi SaaS guna menghambat upaya akses jahat. - Implementasikan MFA Adaptif yang Tahan Phishing
Pastikan pengguna membuktikan identitas mereka dengan MFA yang tahan phishing dan bersifat adaptif untuk memblokir upaya akses yang tidak sah. - Wujudkan Pengalaman Tanpa Kata Sandi
Beralihlah ke sistem autentikasi tanpa kata sandi yang menghilangkan risiko pencurian atau kompromi kata sandi. - Tambahkan Lapisan Pertahanan yang Tangguh
Amankan lingkungan dan kredensial pengguna bahkan jika endpoint telah terkompromi:- Tokenisasi kata sandi: Cegah kata sandi disalin karakter demi karakter.
- Penjelajahan tanpa cookie: Cegah pembajakan sesi dengan menyimpan cookie di lokasi yang aman.
- Amankan sesi web: Lindungi aplikasi web dari proses jahat yang berasal dari perangkat.
Menggabungkan Semua Lapisan Ini
Dengan menggabungkan semua lapisan ini, organisasi dapat dengan mudah membangun penghalang keamanan yang kuat untuk melindungi sistem dan data perusahaan, bahkan ketika karyawan menggunakan perangkat yang tidak terkelola. Solusi-solusi ini mengurangi risiko serta memberikan visibilitas dan kepatuhan endpoint melalui penerapan inovatif keamanan identitas dan prinsip Zero Trust.
Mengapa Mengamankan Endpoint yang Tidak Terkelola Harus Menjadi Prioritas
Identitas adalah Perimeter Baru
Mengamankan endpoint yang tidak terkelola menjadi hal yang sangat penting dalam lanskap digital yang terus berkembang. Dengan memfokuskan pada identitas sebagai perimeter baru dan menerapkan langkah-langkah keamanan proaktif seperti penjelajahan aman, autentikasi yang adaptif, tahan phishing dan berkelanjutan, serta perlindungan sesi web, organisasi dapat menciptakan batas keamanan yang kuat antara data perusahaan dan lingkungan yang berpotensi terkompromi.
Langkah-langkah perlindungan ini dapat membantu mengamankan akses bahkan dari endpoint yang paling rentan, menjaga integritas dan keamanan seluruh jaringan dan data.
Sama seperti Anda tidak akan menyerahkan kunci rumah kepada orang asing, sebuah organisasi tidak boleh membiarkan akses ke datanya terbuka tanpa perlindungan.
Pelajari lebih lanjut tentang bagaimana Anda dapat memperluas keamanan identitas kelas perusahaan ke perangkat yang tidak terkelola. Jelajahi penggunaan CyberArk Secure Browser dan cara melindungi permukaan serangan dari endpoint yang tidak terkelola.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci pertumbuhan bisnis. CyberArk menyediakan solusi terbaik, mulai dari jaringan, storage, cloud, hingga keamanan siber, yang diintegrasikan oleh iLogo Indonesia agar sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.
Pelajari lebih lanjut di cyberark.ilogoindonesia.id dan konsultasikan kebutuhan IT Anda dengan kami!
